Asam lemak jenuh stabil dalam pemanasan tidak mudah tengik dan tidak mudah teroksidasi sehingga tidak banyak mengandung peroksida. Sementara lemak tak jenuh yang mengandung peroksida membentuk radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sangat berbahaya bagi tubuh seperti berikut:
1. Radikal bebas dalam DAN, yaitu materi gen dalam sel, menyebabkan sel mati atau mengalami mutasi dan berpotensi menjadi kanker. Radikal bebas pemicu dalam kanker paru , serviks, kulit, prostate, kolon, dan esophagus.
2. Radikal bebas dapat merusak enzim sel, proses pembentukan sel terganggu atau bahkan berhenti, serta menyebabkan sel rusak atau mati. Pada kulit akan menyebabkan keriput atau penuaan dini sel-sel mati.
3. Sel berisi komponen yang memerintahkan mitokondria dan merespon sistem pernapasan dan produksi energi. Radikal bebas dapat merusak mitokondria dan mempengaruhi kemampuan sel memproduksi energi yang dibutuhkan.
4. Radikal bebas yang menyerang darah merupakan pemicu penyakit jantung. Ketika kolesterol LDL bereaksi dengan radikal bebas akan membentuk aterosklerosis. Kolesterol darah dan radikal bebas akan bereaksi membentuk plak dalam pembuluh darah. Aterosklorosis adalah mayoritas penyebab pengerasan arteri pembuluh darah dan serangan jantung.
5. Zat yang beracun dapat juga dilepas oleh radikal bebas, memicu perusakan saraf dan otak seperti terlihat pada penyakit Parkinson.
6.Radikal bebas terlibat dalam berkurangnya fungsi penglihatan dan memicu katarak.
7. Radikal bebas terlibat dalam peradangan , rematik artitis (pengapurn tulang), dan asma.
8. Radikal bebas juga terlibat dalam tukak lambung, gangguan pencernaan, dan fungsi hati.
1. Radikal bebas dalam DAN, yaitu materi gen dalam sel, menyebabkan sel mati atau mengalami mutasi dan berpotensi menjadi kanker. Radikal bebas pemicu dalam kanker paru , serviks, kulit, prostate, kolon, dan esophagus.
2. Radikal bebas dapat merusak enzim sel, proses pembentukan sel terganggu atau bahkan berhenti, serta menyebabkan sel rusak atau mati. Pada kulit akan menyebabkan keriput atau penuaan dini sel-sel mati.
3. Sel berisi komponen yang memerintahkan mitokondria dan merespon sistem pernapasan dan produksi energi. Radikal bebas dapat merusak mitokondria dan mempengaruhi kemampuan sel memproduksi energi yang dibutuhkan.
4. Radikal bebas yang menyerang darah merupakan pemicu penyakit jantung. Ketika kolesterol LDL bereaksi dengan radikal bebas akan membentuk aterosklerosis. Kolesterol darah dan radikal bebas akan bereaksi membentuk plak dalam pembuluh darah. Aterosklorosis adalah mayoritas penyebab pengerasan arteri pembuluh darah dan serangan jantung.
5. Zat yang beracun dapat juga dilepas oleh radikal bebas, memicu perusakan saraf dan otak seperti terlihat pada penyakit Parkinson.
6.Radikal bebas terlibat dalam berkurangnya fungsi penglihatan dan memicu katarak.
7. Radikal bebas terlibat dalam peradangan , rematik artitis (pengapurn tulang), dan asma.
8. Radikal bebas juga terlibat dalam tukak lambung, gangguan pencernaan, dan fungsi hati.





0 Comments:
Post a Comment